Jagoanku!

Oktober 02, 2016

Memiliki empat orang adik itu rasanya macam-macam ada senang, sedih. Senang ya karena banyak teman nggak kesepian, lalu sedih karena kita kelelahan mengurusi mereka, sehingga nggak ada waktu untuk keluar rumah. Ya kecuali kuliah dan kerja ya(karena itu kewajiban).

Mereka berempat itu memiliki sifat yang berbeda adik yang ke satu sampai tiga ya gitu, bandelnya masih relatif gimana anak-anak yang semestinya.

Tetapi yang bontot inilah yang unik, namanya ridwan abdul muyassar. Teringat waktu dia masih dalam kandungan mamaku, dia itu termasuk yang susah dan lama, untuk pembukaan ke 9 itu butuh terasa lama sekali (kalau nggak salah itu istilahnya belum merasakan soalnya).
Sehingga waktu itu mamaku berpikir "wah inimah sesar "bisikinya dalam hati. Aku tak henti-hentinya berdoa untuk memudahkan persalinan mamaku yang kesekian kalinya.
Tak lama kemudian, tiba-tiba saja mamaku terasa mules sekali, dengan segera bapakku membawanya ke bidan terdekat menggunakan motor beatnya.
Aku di rumah gelisah dan beberapa adikku yang lain menangis karena ditinggal mamanya, aku berusaha untuk membuatnya diam karena saat itu tengah malam, khawatir mengganggu tetangga. Aku pun panik gelisah adikku pun yang tak henti-henti menangis.
Tetapi akhirnya aku berhasil membuat dia untuk sementara, dan aku hanya bisa mengirim doa dari rumah, agar diberikan kemudahan.
Beberapa jam kemudian handphoneku berbunyi tertera nama 'bapak' " halo assalamualaikum gimana pak?" tanyaku sambil menggigit kuku.
"Waalaikumussalam alhamdulilah put sudah lahir adiknya cowo lagi, adiknya pada nangis ya di rumah?" sahut bapakku.
"Alhamdulilah yaAllah, pada tidur pak," jawabku karena aku tidak mau mereka memikirkan yang di rumah.
"Alhamdulilah sabar ya." katanya langsung mematikan handphone.
****
Itulah mengapa si ridwan dinamanya ada kata muyassar karena dia benar-benar diberikan kemudahan sama Allah SWT, alhamdulilah.
Saat ini, si ridwan udah umur satu tahun. Nah, apa kalian bisa pikirkan umur 1 tahun itu gimana?
Dia itu kalau udah gereget sama temennya apalagi cewe dia pasti gigit sama giginya yang banyak itu, kalau tidak nyakar, padahal sudah nggak ada kukunya, ya tetap aja sakit.
Ada anak namanya sarah dia rumahnya nggak begitu jauh dari rumahku, dia juga hampir seumuran sama si ridwan. Mungkin si ridwan emang modus kalau sudah liat cewe tapi dia salah caranya malah gereget alhasil ngegigit. Itu hanya akan membuat sarah ngerih sama lu wan #plak.
Ya alhasil, sarah kalau sudah liat ridwan pasti ketakutan, kaburlah, ngumpetlah layak binatang yang ketemu predator,hehe.
Mama pun bingung waktu mengandung dia mama ngidam apa sampai dia terlihat seperti jagoan sawah baru.
Kami berpikirnya ridwan masih satu tahun begitu, bagaimana gedenya? Bisik kami pada angin yang siung siung depan rumah.
"Nggak apa-apa namanya juga anak kecil begitu. Nah, tinggal bagaimana saja kita mempolesnya."
Semoga saja ya ridwan gedenya bisa jadi anak sholeh pembela kebenaran macam naruto gitu #eh.
Jakarta, 02-10-2016
#OneDayOnePost

You Might Also Like

7 komentar

  1. Cerita secara kronologis lumayan. Saran: pelajari penggunaan huruf kapital, terus font nya jangan ungu, pusing bacanya. Item aja. Ok? πŸ˜€

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe iyaa sudah diganti terimakasih sarannya uncleπŸ˜ƒ jan kapok kapok main hehe

      Hapus
  2. Cerita secara kronologis lumayan. Saran: pelajari penggunaan huruf kapital, terus font nya jangan ungu, pusing bacanya. Item aja. Ok? πŸ˜€

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe lupa lagi cara editnya uncle duh iya gmn yaa πŸ™ˆ

      Hapus
  3. Diawal awal dialog saya ngerasa banyak serangan "aku" nya..mngkin bisa dikurangi. Nice post mbk..semangat��

    BalasHapus
  4. Diawal awal dialog saya ngerasa banyak serangan "aku" nya..mngkin bisa dikurangi. Nice post mbk..semangat��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe makasi masukannya dan makasii sudah mampir ka :)

      Hapus

Popular Posts

Instagram