Uang mengubah Segalanya!!

Oktober 27, 2016

Langkah demi langkah ini menuju Kantor, ketika aku tengah menunggu bis di atas langit cerah pagi ini, tetiba saja terlihat wajah yang sekilas sangat Familier, iya dia temanku namanya Della, tetapi aku seperti tak mengenalnya yang sekarang.

****

Sebulan yang lalu.

"Gua kaget tau Re, liat temen rohis sekarang dia kerja pake jeans dan jilbab standar, gua makanya gamau gua sampe kaya gitu. Gua nggak pede pake jeans," ujar Della, ketika kita berjalan menuju Kantor bersama.



" iya syukurlah kalo lu punya pikiran yang sama kaya gua La, " jawabku singkat sambil tersenyum.

****

Aku tertegun ketika tadi, melihatmu seperti orang yang memakan omongan sendiri.

Astagfirullah..
Mungkin kamu terpaksa melakukan ini, tetapi aku terpaku melihat cara berpakaianmu saat ini.

aku sungguh tidak percaya. Kau memakai jeans dengan jilbab standar dan tipis. Aku tahu mungkin ini sebuah keterpaksaan. Tetapi aku sedih sangat sedih melihat perubahanmu itu.

Ya Allah kuatkan imanku, agar bisa tetap kuat dan tidak mudah goyah untuk kembali menjadi kelam seperti dulu.

Cukup masa laluku saja yang kelam, saat ini kuatkan aku untuk selalu memperbaiki diri, agar selalu berada di jalan-Mu yaAllah..

Apa dunia ini sebegitu nistanya? Sehingga melarang melaksanakan perintah Allah, melaksanakan untuk menjulurkan jilbab ke seluruh badan sehingga tidak ada yang terlihat selain muka dan telapak tangan?

Kenapa seperti itu? Kenapa berjilbab syar'i itu dimasalahkan tetapi yang rok mini tidak sama sekali dipermasalahkan?!

Apa yang terjadi dengan dunia ini? Yaa buat kami Wanita berjilbab syar'i tidak masalah kalian ingin menghujat kami dengan sebutan 'nggak gaul', 'sok alim', 'kaya ibu-ibu', dan lain sebagainya. Itu bukan masalah buat kami.

Islam pun datang dalam keadaan di asingkan. Tetapi kita tidak takut, karena tidak sendiri. Kita punya Allah SWT. Yang mengatur segala yang ada di muka bumi ini.

Terserah kalian mau bicara apa tentang kita para Wanita berjilbab syar'i. Bagi kami hinaan kalian itu sudah seperti makanan kami sehari-hari. Tidak mengapa hina di manusia, dari pada harus hina di mata Allah SWT.

Kami tidak pernah melapor kemana pun karena banyak yang menghina, menghujat, bahkan membully, kecuali hanya kepada Allah.

Kalian selalu mempersulit jika melihat Wanita berjilbab syar'i, apa salah? Apa kalian hanya melihat dari penampilan bukan dari kemampuan?!

Mungkin kami para Wanita berjilbab syar'i kesulitan dalam mencari pekerjaan karena selalu mempermasalahkan penampilan. Selalu begitu, tetapi kami tidak takut. Bahwa Allah lah yang memberi rizqi bukan kalian para penggila nafsu.

-MeiPurple-
Jakarta, 26 Oktober 2016
#OneDayOnePost


You Might Also Like

3 komentar

  1. Percayalah. Allah selalu ada buat kita.kita memutuskan berhijab. Hnya untuk menjaga dri kita.

    BalasHapus
  2. Tulisannya dapet banget feel nya Put. Keren. Terima kasih telah mengingatkan. Tulisannya bermanfaat sekali buatku.

    Cuma pas kata di manusia nya kayaknya lebih pas 》 di hadapan / di mata manusia deh menurutku itu mh Iput hehe

    BalasHapus
  3. Semakin hari semakin bagus iput tulisannya...pertahankan ya

    BalasHapus

Popular Posts

Instagram