Jika Kau Bahagia, Aku pun Bahagia

November 03, 2016

"Sudahlah. Kumohon berhenti mengusik hidupku, apa kamu nggak ada kerjaan, sehingga selalu mengusikku?!". kata-kata yang selalu terasa pedih di hati jika aku mengingatnya. Saat itu, aku hanya bisa terpaku ketika kau berkata seperti itu. Mungkin kau menganggapku adalah seorang pengacau yang selalu mengusik hidupmu.



Tetapi tidak bagiku, aku terlalu mencintaimu.

***

Aku memejamkan mataku, terlihat ruangan besar bertembok serba putih, 'dimana ini?' batinku. Wanita dan lelaki separuh baya mengenakan pakaian putih berlalu lalang begitu saja tak sedikit pun menggubrisku.

Aku pernah tahu ini sebelumnya, tempat yang sangat kubenci. Tempat dimana aroma obat beterbangan, dan membuat semua orang khawatir akan apa yang terjadi.

Kemudian mataku terfokus kepada satu lelaki yang sangat familiar, ia tengah berbaring lemah tak berdaya. " Kak Elang apa yang terjadi padamu? Kenapa kau disini?" tanyaku namun hanya menghasilkan kesunyian.

Air mata membanjiri pelupuk mataku, hingga terjatuh terasa hangat di pipi. Tak sanggup rasanya menahan isak tangis ini. Namun, aku membisu ketika tiba-tiba ada bayangan putih menghampiri kami, ah tidak tepatnya menghampiri Kak Elang.

Bayangan Kak Elang keluar dari tubuhnya, namun tak sedikit pun menolehku. Aku terdiam, terpaku menyaksikan bayangan Kak Elang mengikuti bayangan putih itu.

Ketika bayangan itu nyaris menghilang dari pandanganku, aku berlari cepat mengejar bayangan itu.

"Berhenti!! Jangan ambil dia, kumohon...". Aku berharap ia mendengarku.

"Kenapa? Dia sudah jahat padamu?"

"Tidak, aku bahagia jika ia bahagia, maka ambil saja aku.."

"Tidak bisa, ini adalah Takdir."

"Tidak.. Kumohon ambil saja aku.."

Bayangan itu pergi lalu menghilang dengan cepat dari pandanganku.

"Tidak...."

***

Tetiba aku terbangun, di sebuah kamar yang segalanya bertema ungu yang sangat kukenal, 'ternyata hanya mimpi, syukurlah' batinku.

"Kamu kenapa sayang?" seorang lelaki datang dengan tergesa-gesa terlihat kepanikan dari raut wajahnya, ia adalah Kak Elang. Mataku membelalak tak percaya, apakah ini mimpi lagi? Sayang? apa yang terjadi?

-MeiPurple-
#OneDayOnePost


You Might Also Like

6 komentar

  1. Balasan
    1. Kawid ngeledek aja tauu.
      Haha makasi yaa yg lebih keren..

      Hapus
  2. Iput makin keren aja tulisannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha kaga tau ..
      Makasii loh pujiannya wkwk

      Hapus
  3. Iya Iput makin keren aja tulisannya ...

    Alhamdulillah dan masya Allah eheheh selalu semangat Iput 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha alhamdulilahh.. Tapi ini gaje tau kafit mah.. Ngeledek aja deh wkwk

      Hapus

Popular Posts

Instagram