Pikirkan Baik-Baik!!

November 01, 2016

"Kita putus..!!" ucapnya kepadaku, membuat jantung ini seperti berhenti berdetak, tenggorokanku tercekat, dan pelupuk mata ini tak sanggup menahan air mata yang dibiarkannya menetes ke pipi. Bagaimana bisa? Kau tiba-tiba saja memutuskan. Di saat aku sudah sangat mencintaimu, apa salahku? Apa kau terlena dengan yang lebih cantik dariku?! aku tak bisa mengatakan sepatah kata pun, hanya bisa menunjukan isak tangis. Hati ini seperti tengah dihujam jeruji besi yang panas, sakit..

"Kita putus..!!" ucapku padanya, aku sebenarnya tidak tega melakukan ini, melihat air matamu mengalir deras di pipi yang merona itu. Tetapi aku harus melakukannya, karena aku tidak mau membuatmu sakit hati. Aku sudah tidak mencintaimu lagi.



"Kita putus..!!" ucap lelaki itu pada perempuan berambut pirang, berkulit putih, badannya ramping dan tinggi, terlihat sangat cantik. Tetapi ia terlihat sangat sedih, kenapa lelaki itu memutuskan perempuan secantik dia? Padahal perempuan itu terlihat sangat perfect.

"Kamu terlalu baik untukku, maafkan aku," lanjutnya membuat aku membisu, ingin rasanya meluncurkan pertanyaan yang ada di benakku. Namun, sepatah kata pun sulit sekali. Dia meninggalkanku begitu saja, setelah mengeluarkan bom mematikan untukku.

"Kamu terlalu baik untukku, maafkan aku," ucapku padanya, mungkin dia terlalu kesal sehingga tak dapat mengatakan apapun. Sebaiknya aku pergi sekarang, tak sanggup lagi melihatmu menangis.

"Kamu terlalu baik untukku, maafkan aku," ucap lelaki itu lagi, dan meninggalkan si perempuan cantik itu. Bukankah itu terdengar seperti alasan klasik, terlalu baik? Alasan yang tidak masuk akal. Kalau memang perempuan itu baik lalu kenapa ditinggalkan begitu saja. Sungguh, lelaki yang egois, tidak punya perasaan!

Apa seperti itu yang namanya pacaran? Mereka memulai pacaran dan seringnya berakhiran dengan putus?! Bukankah itu dengar seperti lelucon! Kita makan, walaupun kita akan lapar lagi. Kita shalat, dan nanti akan shalat lagi. Karena itu adalah kebutuhan, butuh konsisten karena kita tahu kosekuensinya.

Jika tidak makan maka kita akan sakit bahkan mati, dan jika kita tidak shalat kita dosa. Itu adalah sebuah kewajiban, kebutuhan yang harus terpenuhi.
Lalu? Bagaimana dengan pacaran? Apakah pacaran harus terpenuhi? Jika tidak pacaran, maka kau akan gila atau mati. Ah omong kosong, justru kebalikannya banyak orang yang mati dan gila gegara pacaran. Karena patah hati, dan rasanya ingin menyelesaikan saja hidup ini.

Bukankah orang itu seperti kehilangan akal? Mereka kan mempunyai keluarga, dan seharusnya mempunyai masa depan yang gemilang, lalu untuk apa mereka bunuh diri hanya karena kehilangan lelaki yang sangat dicintai?! Yah, begitulah cinta. Membutakan segalanya.

Tetapi sekali lagi, kalian salah jika berpikir, orang yang tidak pacaran itu kurang pergaulan, nggak ikutin zaman dan lain sebagainya. Justru seharusnya kalian memanfaatkan kesendirian kalian, fokus untuk menggapai cita-cita kalian di masa depan. Yakinlah, kalian akan tetap hidup tanpa pacaran. Bahkan, kalian merasakan kenikmatan yang luar biasa ketika kesendirian ini bisa menghasilkan sebuah karya.

-MeiPurple-
Jakarta, 01 November 2016
#IndonesiaTanpaPacaran
#MantapJiwa
#OneDayOnePost



You Might Also Like

9 komentar

  1. Iput...tulisannya bagus ! Tapi...saya baca tulisannya, matanya jadi sakiit... :'( tulisannya kecil dan jenis font nya terlalu rapat jadi pusing bacanya hehe... masukan aja ya say..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi digedein apa ganti font nih bun? Hehe
      Gapapa iput suka masukannya 😍

      Hapus
  2. Ceritanya keren, Put. Benar kata Mbak Tita, font agak dirapiin (dibesarin ukurannya), ada typo untuk awal kalimat yang harusnya diawali dengan huruf besar. Maaf ya, krisannya.

    Kita sama-sama belajar. Aku juga belum tentu bisa bikin tulisan sekeren ini. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi fontnya gedein ya? Aduh serius deh iput butuh masukan yang macem ni hehe.
      Makasii ya ka :)

      Hapus
  3. Balasan
    1. Haha kawid mah.. Makasii kawid yg lebih keren hihi

      Hapus
  4. Mntep mbak...pacaran tidak mndekatkan pada jodoh..dan jodoh tdak mnjauh krna tidak pacarn...

    BalasHapus
  5. Mntep mbak...pacaran tidak mndekatkan pada jodoh..dan jodoh tdak mnjauh krna tidak pacarn...

    BalasHapus

Popular Posts

Instagram