Melepas Penat!

Desember 15, 2016

Terduduk di sebuah pendopo berwarna hijau lumut, menikmati embusan angin yang membelai manja, kicauan burung yang saling bersautan, dan suara kokok ayam yang bergantian.

Suasana di sebuah pesantren di Tangerang tepatnya di Batu Cekek, hari ini aku menemani salah satu kerabat yang hendak menengok adiknya.



Aku tertegun, hari ini cuaca seperti tengah menyambut hangat kedatanganku. Tidak panas namun juga tidak hujan, keinginanku sedikit terpenuhi. Walaupun ini hanya di kota Tangerang, bukan desa pedalaman.

Disini masih terdengar riuhnya kendaraan, masih terlihat ramainya penghuni. Tetapi, setidaknya aku bisa sedikit merasa kesejukan yang sesungguhnya disini. Ditambah ini adalah kawan para santri, yang berjihad menuntut ilmu meninggalkan sanak keluarganya, dan jauh dari tempat kelahiran.

Pesantren ini mengingatkan dengan pondokku di Pandeglang, Banten. Aku hanya menetap selama setahun. Sangat rindu sekali. Rindu akan suasana ketenangan disana, kesejukan disana. Karena itu termasuk di daerah pedalaman. Dan juga, merindukan di saat kita semua makan, belajar bersama, dan tengah sedih merindukan kehangatan rumah.

Aku kembali termenung, karena saat seperti ini sangat menggoda untuk sejenak merehatkan pikiran, dan melepaskan penat setelah sepekan beraktivitas.

Di depanku terlihat burung-burung yang berkeliaran, melihat begitu mengasikan hidupnya, ia akan berlabuh, mendarat dimana pun ia mau, tanpa ada yang yang melarangnya.

Tetapi, inilah hidup yang tidak akan pernah lepas oleh aturan.

Temanku pergi ke office karena hendak membayar administrasi, ia pergi begitu saja. Aku tidak masalah, suasana saat ini membuat ingin berlama-lama disini. Tetapi, hanya satu hal yang kukhawatirkan. Ini adalah pondok cowo, tentu saja itu yang membuat aku khawatir. Apa yang terlintas di benak mereka jika tiba-tiba melihat seorang wanita terduduk di pendopo ini?

sedari tadi hanya satu atau dua saja yang lewat dihadapanku, jadi tidak membuat khawatir. Tetapi, aku tidak peduli lah! Yang terpenting saat ini aku harus bisa menikmati kesejukan ini, karena kemungkinan ini adalah hal yang tidak bisa terulang.


                

#OneDayOnePost

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Instagram