Something Wrong Again?!

Desember 27, 2016

Ketika aku hendak melaju ke tujuan ini, tiba-tiba terdapat badai besar penghalang yang begitu membuatku hanya bergeming di tempat, terpaku, tak tahu harus melakukan apa.



Perasaan untuk mundur begitu bergemuruh di hatiku, sehingga nyaris menguasai jiwa raga ini. Lagi, lagi aku hanya terdiam, terpaku. Tak tahu harus apa.

Ingin sekali membanting stang ini untuk kembali dan mundur ke belakang, karena tak sanggup melihat bdai besar di hadapanku. Yang bisa membuat hidup ini tamat dengan waktu yang singkat.

Aku maju akan bergelut dengan badai besar tersebut, atau mundur dengan wajah tembok karena aku akan menjadi seorang pengecut selama-lamanya. Dan akan terus terkenang, bahwa aku pernah menjadi seorang pengecut. Itu bodoh sekali!

Aku hanya bisa terdiam, dan terpaku di makan oleh suasana yang begity mencekam. Karena entah apa yang harus aku lakukan!

Apa ada seseorang yang bisa membantuku? Membantu bukan hanya sekadar memojokkanku, dan menyalahkan saja. Tetapi, aku ingin seseorang yang bisa memberikan solusi yang tepat untuk badai besar di hadapanku.

Jiwaku kalut, hati ini berkecamuk. Perasaan tak keruan mulai merasuki relung jiwa ini dan menyatu dengan urat-urat yang ada di tubuhku. Aku benci keadaan seperti ini!

Aku benci dimana keadaan tak bisa melakukan sesuatu dengan benar. Terutama tak mampu melewati badai besar ini. Lusa badai juga menerpaku, tetapi hanya badai biasa yang sudah menjadi makananku sehari-hari. Namun, kali ini sangat berbeda.

Aku masih terdiam, membisu. Tak mengerti apa yang harus kulakukan! Karena ini sudah cukup jauh melaju, tak masuk akal jika harus kembali mundur. Karena itu akan menjadi sejarah yang sangat memalukan!

Bagaikan di sebuah pertandingan bola, aku sudah pada menit menit akhir. Tetapi aku? Justru merasa menang karena aku telah melewati badai itu bahkan sudah terbiasa. Namun apa nyatanya? aku lengah. Dasar bodoh! Terlalu lama terbang di atas awan sehingga lupa, bahwa jika tak fokus maka tergoyah sedikit. Bisa kapanpun terjatuh ke dalam lubang yang paling dalam.

Aku benci jiwa yang mulai lalai!


#OneDayOnePost

You Might Also Like

5 komentar

Popular Posts

Instagram