Malam yang menyebalkan!

Januari 06, 2017

Malam ini hujan deras mengguyur koja Jakarta, entahlah sepertinya langit tengah meluapkan kesedihannya. Memuntahkan ribuan air yang menyejukkan menyiram bumi dan begitu menyegarkan, membuat para pasukan hijau tumbuh sehat dan menyambutnya penuh syukur.



Hujan turun pada saat malam, merupakan kebahagiaan bagi para manusia. Karena dengan begitu, tidur malamnya akan terasa sangat menyenyakkan dan sangat membuat suasana hangat menyergapi di tiap sudut ruangan di bumi.

Tetapi, tidak untukku. Malam seharusnya menjadi malam yang menyenangkan, setelah berdiam diri saat matahari masih menemani bumi. Malam dimana aku bisa bebas, kesana kemari tanpa takut apa pun. Membiarkan angin malam menyambut tiap sudut dimana aku akan berlabuh. Menyelusuri lorong demi lorong, bahkan terus menjelajahi langit luas malam yang indah bertabur bintang.

Malam ini, aku hanya bisa termenung bak patung yang khidmat kepada sang tuan. Memandangi hujan yang begitu menenangkan dan kebahagiaan yang terpancar pada para pasukan hijau.

Alhasil, hari ini menjadi hari yang menyebalkan! Tidak ada sesuatu yang bisa kulakuan. Kecuali menatap hujan, tidak ada gemerisik para pasukan hijau yang menari riang bersama angin malam yang terasa mencekam.

Ingin sekali seperti para manusia, yang bisa kapan saja menerobos hujan. Karena tubuhnya sudah termodifikasi kuat dan tahan oleh ribuan air yang menguyurnya. Mereka sangat sempurna. Tetapi aku tetap bahagia menjadi diriku.

Yang bisa kapan pun bebas berlabuh kemana pun aku mau, jika malam hari telah tiba. Tidak ada aturan, dan tidak ada sebuah kekangan di dalamnya. Tidak seperti para manusia yang terlalu di kekang oleh pekerjaan yang mereka lakukan setiap harinya.

Karena aku adalah kelelawar hebat yang bisa selalu bersyukur dibalik kekuranganku!


#OneDayOnePost

You Might Also Like

2 komentar

Popular Posts

Instagram