Aku Ikhlas

Mei 10, 2017

Mereka hanya bisa menilaiku jika hal buruk terjadi.
Namun, jika hal baik sebuah kebanggaan mereka selalu saja melupankanku.
Menuduhku jika terjadi keburukan.
Melupakanku jika terjadi sebuah kebahagiaan.



Ya, seperti itulah mereka.
Namun, apa aku bisa bertindak? Tidak. Aku hanya bisa terdiam menahan pilu saat mereka menuduhku.

Lalu, apa aku dendam? Tidak. Aku ikhlas.
Karena sejatinya, aku diciptakan oleh-Nya untuk bisa seperti ini.

Tak mengapa, mereka menuduhku.
Tak mengapa, mereka melupakanku.
Karena aku hanya ingin, bisa bermanfaat bagi semua orang.
Tanpa harus mengingatku.
Tanpa harus memujiku.

Karena sebuah pujian hanya akan membuatku lupa untuk apa aku dihadirkan di dunia oleh-Nya.

Aku adalah gula pasir, yang ikhlas akan segala hal.


You Might Also Like

2 komentar

  1. Gula pasir yang ikhlas dalam segelas kopi. Meski manis tak pernah dipuji

    BalasHapus

Popular Posts

Instagram