Dekat

Mei 17, 2017







"Dan sungguh, kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya." (Q.S Qaf : 16)



Rabbi ..
Jiwa ini amat lelah ..
Ingin rasanya terlelap untuk selamanya.

Jiwa ini amat lelah ..
Dengan segala perkara akan dunia.

Jiwa ini amat lelah ..
Dengan segala tipu daya setan yang kuat.

Jiwa ini amat lelah ..
Dengan iman yang terkadang turun naik bak ombak di pinggir pantai.

Rabbi ...
Ingin rasanya aku bercengkrama untuk selamanya pada-Mu
Ingin rasanya aku selalu dalam dekapan-Mu
Ingin rasanya aku melepas semua peranku di alam semesta-Mu.

Rabbi ...
Pantaskah jika aku berada di surga-Mu?

Rabbi ...
Bantu aku, agar selalu kuat akan hantaman jahatnya setan.
Bantu aku, melawan arus deras dahsyatnya pengaruh zaman.
Bantu aku, agar bisa mengendalikan diriku sendiri.

Rabbi ...
Maafkan aku, 
Aku sangat tak perdaya.
Saat setan telah mulai membisik.
Saat zaman mulai mengusik.
Disitulah imanku terasa tak membaik.

Rabbi ...
Tuntunlah aku.
Agar bisa sampai ke surga-Mu.
Dengan cara-Mu.

"Dari Abu Awanah, dari Qatadah, dari Zurarah bin Aufa, dari Abu Hurairah Ra., ia berkata, "Rasulullah Saw. Bersabda,'sesungguhnya Allah mengampuni umatku atas sesuatu yang dia bicarakan/bisikkan dalam dirinya selama belum diungkapkan atau dikerjakan'." (H.R Muslim)

You Might Also Like

2 komentar

Popular Posts

Instagram