Garis Kematian

Mei 16, 2017




Rabbi ...
Ampunilah jiwa kelam ini.
Yang selalu saja mengeluh.

Ampunilah jiwa kelam ini.
Yang selalu saja lupa bersyukur.

Ampunilah jiwa kelam ini.
Yang selalu saja kufur akan nikmatmu.

Ampunilah jiwa kelam ini.
Yang selalu saja lantam akan-Mu.

Ampunilah jiwa kelam ini.
Yang selalu saja pelik untuk memuja-Mu.

Ampunilah jiwa kelam ini.
Yang selalu saja pelik untuk berharap pada-Mu.

Ya, jiwa kelam ini. Terlalu mencintai dunia yang sementara. Namun lupa akan kelak akherat yang abadi.

"Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amal-Nya. Dan Dia Mahaperkasa, Maha Pengampun." (Q.S Al-Mulk : 2)

Hanya berpikir panjang ke masa depan. Dan melupakan sesutu yang pasti terjadi, yaitu kematian yang selalu mengitari.

"Dari Ibnu Mas'ud Ra., ia berkata,"Nabi Saw. Pernah membuat suatu garis persegi empat dan menggaris tengah di persegi empat tersebut dan satu garis di luar garis segi empat tersebut, serta membuat beberapa garis kecil pada sisi garis tengah dari tengah garis tersebut. Lalu beliau bersada ,'Ini adalah manusia dan ini adalah ajalnya yang telah mengitarinya atauyang mengelilinginya dan yang di luar ini adalah cita-citanya, sementara garis-garis kecil ini adalah rintangan-rintangannya, jika ia berbuat salah, maka ia akan terkena garis ini, jika berbuat salah lagi, maka garis ini akan mengenainya'." (H.R Bukhari)

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Instagram