Langit

Mei 03, 2017





Wahai langit ...
Bolehkah aku jujur?
Aku amat mencintaimu.
Kau yang selalu tahu nama siapa yang selalu kusebut.
Kau yang membuatku selalu menari untuk sebuah untaian kata.
Kau selalu dapat menghilangkan penatky seketika.



Kau begitu rendah hati.
Sejatinya kau amat tinggi.
Tetapi, kau tahu ada yang Sang Pencipta yang Maha Tinggi.
Aku mencintai kerendahanmu itu.

Kau memberikan manfaat jika rintikan air menyelimuti bumi.
Kau memberikan kehangatan jika matahari menyinari bumi.
Lalu kau memberikan pelangi untuk membuat yang melihatnya pasti sumringah.
Kau begitu taat pada-Nya. Tanpa ada rasa dendam sedikit pun.

Hamparan birumu membuat kami bersyukur bahwa masih menatap langit yang serupa.
Gempalan awan putih itu memberikan inspirasi pada aksara.

Aku mencintaimu langit, yang sejatinya tinggi.
Namun, kau tak pernah lupa akan-Nya.


#SelfReminder

You Might Also Like

5 komentar

  1. Langit diajak ngobrol put ? hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. ahahah dia itu menjadi saksi bisu ka *ea wkwk

      Hapus
  2. Langit sesungguhnya engkau tak ada
    Tapi tetap kusebut langit
    Karena engkau adalah batas semesta yang bisa kupandang

    BalasHapus

Popular Posts

Instagram