Sebuah Kepastian

Juni 19, 2017



Jiwa ini begitu kelam.
Beban yang begitu terasa berat.
Masalah bak badai besar menghadang.
Kepada siapa lagi jiwa kelam ini hendak berlabuh?
Allah? Akankah Allah mendengarkanku?
Akankah Allah akan memaafkan jiwa kelam ini?
Jiwa yang sudah terlumuri dosa yang tak lagi terhitungkan.
Menjulang tinggi hingga ke langit ketujuh.


Air mata ini terasa kering.
Hati ini seakan buta.
Mata ini seakan tertutup
Tak dapat mengeluarkan bulir suci untuk pengakuan dosa.
Tak dapat merasakan kasih sayang-Nya yang amat besar.
Tak dapat melihat keburukan yang selalu kulakukan.

Mungkinkah Allah menerimaku?
Menerima hambanya yang tak tahu diri!
Hambanya yang selalu tak acuh pada dirinya sendiri.
Hambanya yang begitu angkuh.
Aku dibutakan oleh indahnya dunia.
Aku di budakkan oleh dunia.
Sehingga aku lupa apa tujuan hidupku.
Apa yang tengah kucari di hidupku.

Aku hanya tersibukkan oleh dunia.
Dunia lagi.
Dunia terus.
Dunia saja.
Sehingga aku lupa akan akhirat.

Aku hanya ingin tak menderita di dunia.
Aku hanya ingin sedikit berkuasa di dunia.
Tetapi apa? Itu membuat aku terbutakan.
Dan membuat aku melupakan satu hal.
Satu hal yang seharusnya kupersiapkan dengan baik.
Satu hal yang selalu mengintai.
Satu hal yang bisa menghampiri kapan saja.
Satu hal tak ada satu pun bisa berkutik.
Tak bisa menghindar.
Tak bisa lengkang oleh waktu.

Yaitu KEMATIAN.

You Might Also Like

2 komentar

  1. Sedih, aku masih kayak gini2 aja 😰😰😭

    BalasHapus
    Balasan
    1. apanya ka? tulisannya kah? ini tulisan lama sebenere tau wkwkwk

      Hapus

Popular Posts

Instagram