Menanti dalam Taat

Oktober 28, 2017




Untukmu Calon Imamku.


Aku tak tahu dimana dirimu berada saat ini.
Aku tak tahu siapa dirimu.
Aku tak tahu di belahan bumi mana dirimu saat ini.
Yang kutahu, kau adalah pelengkapku di masa depan.

Wahai Calon Imamku.
Mungkin saat ini, kita tengah sama-sama memantaskan diri.
Entah, entah untuk kita bersatu atau memantaskan diri menghadap-Nya.
Karena kita sama-sama hamba-Nya yang lemah.
Tak pernah tahu akankah kita bisa bersatu di Dunia?

Wahai Calon Imamku.
Kalau Allah mengizinkan kita bersatu di Dunia.
Tolonglah terima aku apa adanya.
Tolonglah bimbing aku untuk meraih Jannah-Nya.
Dan, Cintai aku karena Allah.

Aku tak pernah tahu, kau ataukah ajal yang terlebih dahulu menjemputku.
Yang aku tahu, aku ingin terus memperbaiki diri.
Tanpa peduli, siapapun di depan sana yang akan menjemputku.


 Aku, wanita akhir zaman di ujung penantian.


 -Mei Purple-
Jakarta, 2017.

You Might Also Like

2 komentar

  1. Wah keren tulisannya. Hatur arigatou ini kayanya juga berlaku buat cowok. Yang intinya lebih baik sibuk memperbaiki diri.

    Semoga, aamiin.

    BalasHapus
  2. Beruntung mendapatkan wanita seperti di dalam puisi tersebut. Ssmoga pria tersebut juga siap membimbing dan taat pada Allah SWT.

    BalasHapus

Popular Posts

Instagram