Berhentilah Menatapku!

November 24, 2017


Lirikan matamu seakan penuh makna.
Aku tak tahu, apa arti lirikanmu yang seringkali terlemparkan begitu saja.


Mungkin kau jatuh hati? Aku pun tak ingin terlalu berharap akan itu.
Aku pun pernah merasakannya.

Jatuh hati, bukan pada tempatnya.
Ya, aku pernah. Percayalah.

Ketika si dia bersitatap beku denganku, seakan indah dirasakan.
Ya, bukan?

Aku pernah merasakannya.
Aku tak bahagia, jika kau tengah jatuh hati padaku.

Justru aku takut, karenaku kau gagal menahan pandangan.
Karenaku, mungkin Dia akan menjadi nomor kesekian.

Dan, aku…
Aku hanya manusia biasa.
Wanita akhir Zaman, masih sering melakukan kekhilafan.
Jadi, berhentilah.

Aku tak tahu siapa namamu.
Aku tak tahu apapun tentangmu.
Hanya takdir-Nya yang mempertemukan kita.
Di suatu project kantor.

Kumohon, untuk bersikaplah seperti biasa.
Jangan buat aku menjadi terpana oleh segalanya.
Oleh tingkah lakumu yang menyebalkan.
Oleh jabatanmu di kantor.
Sehingga kau terlihat cool dihadapan para wanita.

Termasuk aku.

Jangan kau pandang aku selalu baik.
Hanya karena aku mengenakan jilbab yang tersibak ke bawah.
Dress yang mengulur panjang.
Aku belum sebaik yang kau pikirkan.

Itu yang harus kau ingat,
Aku hanya berusaha untuk menjadi lebih baik.
Bukan berarti aku sebaik apa yang ada di benakmu.
Kumohon, berhentilah menatapku.


Tangerang, 20 November 2017

You Might Also Like

2 komentar

Popular Posts

Instagram