Asa Kelabu Muncul lagi

Februari 20, 2018

Dear Hujan,



Salahkan jika aku berharap pada satu nama?
Aku tahu, kesalahan terbesar ketika aku berharap selain kepada-Nya.
Tapi, entah apa. Ketika di dekatnya berdesir lembut, tak menentu .

Hujan,
Aku ingin yang ketika engkau berderai membasahiku.
Maka pupus semua ingatanku tentangnya.
Agar tak ada lagi pengharapan yang tak semestinya.

Hujan,
Salahkah jika aku berharap pada satu nama?
Aku akan merayu, kepada Sang Pemilik Hati.
Tapi, apakah bosan kamu mendengarnya?

Hujan,
Aku ingin sekali, jika bisa mendebas semua asa yang tak seharusnya ada.
Aku baru tahu, apa itu cinta.
Ketika aku tahu itu sesuatu yang amat menyiksa.

Bukankah begitu, Hujan?
Ketika rasa namun tak ada kata yang terikrarkan.
Ketika rindu menggebu, namun tak tahu apa yang akan tersampaikan.

Karena kamu, masih dalam asa kelabu.
Ya, tak ada benang apapun, sehingga tak bisa saling mengungkapkan atau mengikrarkan.

Aku mau seumur hidup denganmu.
Walaupun umur kita terbentang jauh.

-Mei Purple-
Jakarta, Februari 2018.

You Might Also Like

2 komentar

Popular Posts

Find Me on IG @meilanyputrii